Rabu, 10 November 2010

APBD Untuk Pembangunan Kota Banjaran

Posted by Jurnal Bandung on 10.58 0 komentar


Kemacetan yang sering terjadi didaerah Banjaran lebih disebabkan semrawutnya keadaan lalu-lintas didepan terminal Banjaran. Hal ini tampak jelas bila pada pagi hari dengan melubernya pasar tumpah yang menghalangi setengan dari badan jalan. Selain itu, faktor lain kemacetan adalah rusaknya jalan yang terjadi di Desa Kamasan yang diakibatkan dari banjir yang merendam daerah tersebut beberapa waktu lalu.



Masalah lain bagi warga Banjaran yaitu keluhan dari sebagian pedagang Pasar Banjaran yang hingga kini belum mendapatkan lokasi baru untuk berdagang setelah kios mereka terbakar sekitar 3 tahun yang lalu. Dengan masalah-masalah yang dialami Kota Banjaran tersebut pemerintah pun sudah mengambil langkah-langkah itikad baik untuk menanggulangi masalah itu, yaitu dengan mengalokasikan dana APBD 2010 untuk Kota Banjaran.
Untuk memutus mata rantai kemacetan lalu lintas disekitar Pasar dan Terminal Banjaran, Pemkab Bandung mendapatkan bantuan Rp 2,4 miliar dari Pemprov Jabar untuk membuat jalan tembus  di daerah Bojongsereh,Pameungpeuk. Jalan sepanjang 550 meter itu akan terhubung dengan jalan lingkar Banjaran dari Desa Kamasan-Tanjungsari-Pameungpeuk.
Selain itu, Pemkab Bandung juga berncana memperlebar Jalan Lingkar Banjaran dari Desa Kamasan menuju Pameungpeuk dari empat meter menjadi tujuh meter. Dengan adanya Jalan Lingkar Banjaran, para pengguna jalan bisa menghindari kemacetan yang biasa terjadi di sekitar Pasar dan Terminal Banjaran
 
Persoalan lainnya dengan nasib 465 pedagang yang terkena musibah tiga tahun lalu yang sampai kini masih di pasar darurat. Karena pasar darurat sehingga saat ini pedagang yang masih aktif 30 persennya atau sekitar 145 pedagang.
Saat ini, lahan pasar lama yang terbakar itu sedang diuruk dan diperkirakan baru selesai pada Oktober. Namun hingga kini pun kegiatan tersebut belum selesai. Saat ini baru tampak pembangunan kantor pengelola pasar baru.




Dengan dana miliaran dari APBD yang dialokasikan Pemkab tersebut diharapkan masalah kemacetan yang dialami didaerah Banjaran bisa terastasi dengan baik dan dapat memperlancar arus lalu-lintas jalur tersebut. Selain itu, pembangunan Pasar Banjaran yang baru pun mudah-mudahan dapat cepat terealisasi dengan baik agar para pedagang mendapatkan lokasi berdagang yang layak. Dana yang dikeluarkan tersebut diharapkan sekali dapat menumbuhkan pembangunan Kota Banjaran secara merata dan mengembangkan ekonomi masyarakat Banjaran dan sekitanrnya.


(T-3/Ismet Humaedi)







Berita Terkait Lainnya

0 Responses so far:

Leave a Reply